FORCASI — Inovasi Camat Bonai Darussalam: “Bonai Darussalam Service (BONSERV)” — Layanan Digital untuk Memperkuat Administrasi Desa & Pelayanan Publik
Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu — Di tengah tantangan geografis dan administratif di tingkat kecamatan dan desa, Kecamatan Bonai Darussalam mengambil langkah maju melalui peluncuran inovasi digital bernama Bonai Darussalam Service (BONSERV). Program ini dirancang untuk mempercepat, mempermudah, dan mengefektifkan layanan pemerintahan desa dan kecamatan secara terpadu.
Latar Belakang dan Alasan Peluncuran
Beberapa Desa di Bonai Darussalam terpisah jarak cukup jauh dengan kantor kecamatan, sehingga setiap urusan administrasi — seperti rekomendasi dana desa, surat keterangan, pengajuan bantuan atau legalitas tanah — memerlukan warga atau aparatur desa untuk bolak-balik ke kecamatan. Hal ini menyulitkan terutama bagi perangkat desa maupun warga, dan memperlambat proses pelayanan.
Menyadari hal tersebut, Camat Bonai Darussalam, Elfitrend, S.Kom., M.IP memprakarsai BONSERV — layanan berbasis digital yang mengintegrasikan berbagai kebutuhan administrasi desa dan kecamatan ke dalam satu sistem online. Dengan demikian, diharapkan proses administrasi menjadi lebih efisien, transparan, dan cepat.
Fitur & Mekanisme BONSERV
Menurut penjelasan pada saat sosialisasi, BONSERV menyediakan setidaknya 6 fitur layanan rekomendasi untuk desa/kecamatan:
-
Rekomendasi Anggaran Dana Desa (ADD)
-
Rekomendasi Dana Desa (DD)
-
Rekomendasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK)
-
Penjaringan Perangkat Desa (rekrutmen/validasi perangkat desa)
-
Rekomendasi Surat Keterangan Mulai Usaha (izin pendirian usaha kecil/menengah)
-
Surat Keterangan & Pengecekan Register Nomor Tanah
Melalui aplikasi ini, seluruh proses rekomendasi dan administrasi dapat dilakukan secara online — desa dapat mengirim permohonan rekomendasi tanpa harus datang ke kecamatan, dan petugas kecamatan bisa memproses data secara real time. Hal ini tentu jauh mempercepat proses birokrasi dan meminimalisir waktu serta biaya bagi desa maupun warga.
Elfitrend menyampaikan bahwa digitalisasi ini juga membantu mengurangi penggunaan kertas (lebih ramah lingkungan), mendukung transparansi, dan memungkinkan pencatatan administrasi yang lebih sistematis — dari desa sampai kecamatan.
Dampak & Manfaat bagi Desa dan Warga
Inovasi ini memiliki sejumlah manfaat nyata:
-
Efisiensi waktu dan biaya — Desa tidak perlu bolak-balik ke kecamatan, proses rekomendasi dan administrasi dapat dilakukan dari kantor desa atau rumah.
-
Peningkatan kecepatan layanan — Proses data dan verifikasi bisa dilakukan segera karena sistem terintegrasi.
-
Transparansi dan akuntabilitas — Dengan sistem digital, alur administrasi dan rekomendasi lebih jelas, meminimalisir kesalahan dan penundaan.
-
Kemudahan bagi perangkat desa dan masyarakat — Desa dengan keterbatasan sumber daya dapat mengakses layanan dengan lebih mudah; ini sangat membantu desa terpencil.
-
Ramah lingkungan dan modernisasi pemerintahan — Mengurangi penggunaan kertas, memperkenalkan praktik pemerintahan modern berbasis digital.
Komitmen Kepemimpinan & Inklusi Teknologi
Langkah peluncuran BONSERV menunjukkan bahwa Camat Bonai Darussalam mengambil peran aktif sebagai pemimpin transformasi pelayanan publik. Inovasi ini menggambarkan bahwa pemerintahan lokal bisa adaptif terhadap perkembangan teknologi dan tuntutan pelayanan publik modern, serta bersinergi dengan desa-desa untuk membawa pelayanan lebih dekat ke masyarakat.
Camat Elfitrend menegaskan bahwa sosialisasi dan pelatihan akan terus dilakukan agar seluruh perangkat desa mampu menggunakan aplikasi — sehingga transisi ke sistem digital bisa berjalan lancar dan inklusif, tanpa meninggalkan desa atau warga dengan literasi rendah.
Relevansi bagi FORCASI dan Pelajaran bagi Camat Lain
Inovasi BONSERV dari Kecamatan Bonai Darussalam merupakan contoh nyata dari beberapa prinsip strategis yang relevan bagi seluruh anggota FORCASI:
-
Digitalisasi layanan publik di tingkat kecamatan/desa sebagai upaya modernisasi birokrasi.
-
Meningkatkan efisiensi dan aksesibilitas pemerintahan bagi warga — terutama di daerah terpencil.
-
Transparansi dan akuntabilitas dalam administrasi desa/kecamatan yang meningkatkan kepercayaan publik.
-
Kolaborasi antara kecamatan dan desa — melalui sistem digital terintegrasi — untuk memudahkan pelaksanaan program dan layanan.
-
Adaptasi terhadap teknologi — agar pemerintahan lokal bisa responsif terhadap tuntutan zaman dan kebutuhan masyarakat.
Bagi camat di wilayah lain, BONSERV bisa menjadi model yang layak ditiru dan disesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing — sebagai langkah mempercepat pelayanan publik, mendukung pembangunan administratif yang efisien, dan mendekatkan pemerintahan ke masyarakat.
Penutup
Peluncuran Bonai Darussalam Service (BONSERV) oleh Camat Bonai Darussalam menunjukkan bahwa inovasi pelayanan publik dapat lahir dari semangat lokal — berbasiskan kebutuhan nyata dan semangat melayani masyarakat.
FORCASI sangat mengapresiasi langkah ini dan mendorong agar inovasi semacam BONSERV terus diperluas, dievaluasi, dan dikembangkan. Karena ketika kecamatan dan desa bersinergi lewat digitalisasi, pelayanan publik menjadi lebih cepat, adil, dan mampu menjawab tantangan zaman modern.
Karena di era pelayanan publik modern, digital bukan kemewahan — tetapi kebutuhan.









